Selasa, 27 Maret 2012

7 Keajaiban Rezeki karya Ippho Santosa, part 1

 

Begitu menjamurnya buku pengembangan diri, self helf & marketing…sampai-sampai ada ungkapan, “Hal terakhir yang saya butuhkan di dunia ini adalah buku pengembangan diri.” Hehe

Saya sendiri mulai membaca buku pengembangan diri ketika SMA kelas X, mulai dari Norman Vincent Peale, Dale Carnegie, John D. Gray, Jack Canfield, Deborah Tannen, Robert Kiyosaki, Howard Gaarner dll. Waktu itu belum seramai sekarang..belum banyak pilihan seperti sekarang..belum membingungkan seperti sekarang.

Di level nasional, sedikit yang sudah saya baca adalah Mario Teguh, Bong Chandra & Ippho Santosa.

Untuk motivasi Islami, Solikhin Abu Izzuddin, Satria Hadi Lubis, Amru Khalid, Aidh Al Qarni bisa jadi rujukan. Sebenarnya tergantung kita sendiri. Bagi orang yang hatinya dibukakan ALLAH terhadap hikmah, buku serius/berat macam Fi Zilalil Quran-nya Sayyid Quthb, Fiqh Dakwah-nya Musthafa Mashrur atau buku-buku Fathi Yakan pun bisa jadi inspiring & memotivasi bagi dia. Sebaliknya, bagi orang yang hatinya tertutup noda-noda maksiat (maksiat lahir/batin)..seadi luhung apa pun suatu buku/artikel, ga akan ngaruh bagi dia.

Yaa muqollibal quluub tsabbit qolbi ‘ala diinika wa ‘alaa thoo’atika. Aamiin…

OK…go to the topic. Kali ini saya akan membedah buku 7 KEAJAIBAN RIZKI karya Ippho Santosa. Yang menarik dari buku ini adalah segmentasinya yang luas dikarenakan bahasanya yang ringan, kadang jenaka & “nonjok”, tanpa terkesan murahan/tanpa makna mendalam. Buku ini bisa diberikan pada adik kita yang masih gaul/belum dapat hidayah…cocok juga buat kado pada teman kita yang aktivis dakwah.

Bukan hanya memotivasi kita untuk berwirausaha sebagaimana buku lainnya, buku ini juga menghubungkan secara ilmiah & shahih antara wirausaha dengan birrul walidain (berbakti pada orang tua), penigkatan kualitas ruhiyah kita dengan ALLAH, dengan kontribusi kita terhadap makhluk lain dengan sedekah.

Bagi yang ingin tau sekilas isi buku ini…bagi yang malas baca langsung, hehe…mangga check it out!!! Tapi tetap saja, membacanya langsung akan lebih menggugah.

Oh ya, bagian pertama tentang Sepasang Bidadari dilewat dulu, karena sulit merangkumnya,hehe. InsyaALLAH nanti nyusul.


SEPASANG BIDADARI

 Jangan takut menikah. Luruskan niat menikah itu karena ALLAH & segerakan. 
 __Well, setiap  muslimah/akhwat/perempuan mana pun pasti fitrahnya ingin menikah, seperti apa pun pengalamn hidupnya di masa kanak-remaja & dewasa. Tapi, kadang, ada rasa takut di pelupuk, takut tak amanah, takut tak sebaik yang dia kira dll ketakutan. 

Tetapkan Impian.

Sampaika impian itu pada orang terdekat.

Bayangkan impian itu. Berpura-puralah  seolah-olah  itu terjadi.

Tetapkan KAPAN impian itu akan terjadi & perjelas.
Jika ant/kamui dekat dengan seorang ikhwan…ketika dia ditanya kapan dia siap menikahi anti & dia tidak memiliki jawaban yang pasti, berarti dia tidak serius dengan anti, right??
Jika seorang mahasiswa ditanya tentang kapan skripsinya beres & dia tidak menjawab, malah terbingung-bingung, berarti dia tidak serius dengan impiannya, right?? Tiidak memiliki tenggat waktu KAPAN impian itu tercapai membuat Anda tak sunggung-sungguh mengusahakan impian itu, santai.
Positifkan kata2 lalu batinkan.

7 Y; Yakin…yakin…yakin…yakin…yakin…yakin…yakin! Hehe

PANTASkan diri! (Tingkatkan Ibadah & Doa, Perbaiki diri, nabung, siapkan ilmu & keterampilan RT, minta doa orang tua).

OTAK KANAN
Apabila kamu ingin mengasah otak kanan, maka lakukan sesuatu yang Anda cintai. (Thomas Friedman)

Golongan Kanan melakukan segala sesuatu sepenuh hati, bukan sepenuh gaji…karena panggilan hati, bukan panggilan kerja.

Makin tinggi pendidikan, maka makin Otak Kiri. TK itu Taman Kanan-kanan, Perguruan tinggi itu, perguruan kiri. Digojlok pendidikan selama 20 tahun, tidak diragukan mayoritas orang menjadi Golongan Kiri.

Dunia ini menuntut keseimbangan, bukan dalam arti 50 ; 50.
 Itu betul! Makanya, pemimpin yang kanan, pengikut yang kiri. Orang kaya yang kanan, orang  miskin yang kiri. Generalis yang kanan, spesialis yang kiri. Penjual yang kanan, akuntan yang kiri. 

Riset di seluruh dunia pun membuktikan, kesuksesan itu memerlukan peranan EQ 80 % dan IQ sekitar 20 %.  JADI…domina EQ, bukan imbang IQ & EQ. Bukan imbang kiri kanan.

Pemimpin itu imajinatif, kreatif, intuitif, berani menghadapi perubahan & resiko, holostik, memahami yang tersirat. Penikut? Ya nurut, tertib/teratur, terencana, menghindari  perubahan & resiko.

KANAN ITU KAYA, KIRI ITU KERE.
MAU KELUAR DARI KEMISKINAN? TINGKATKAN PENDAPATAN!!!
BUKAN Perketat pengeluaran!
KELUAR DARI RUTINITAS;
 GAnti gaya rambut!
Pulang & Pergi lewat jalan berbeda.
Berguarau…Bermain…Bercerita..Bernyanyi.
Dzikrullah di tengah kesibukan..Tawakkal di tengah kebuntuan…Bersyukur ktk ditimpa musibah.

INTERMEZZO about KANAN, Right?
Al Quran dibaca dari kanan ke kiri. Right?
Rasulullah selalu memerintahkan hal-hal baik dimulai dari kanan. Right?
Rambu-rambu: Gunakan Lajur kanan untuk mendahului, hehe.
Ketika wisuda, Rektor memindahkan tali di toga wisudawan dari kiri ke kanan..mungkin artinya; Selamat tinggal dunia kampus yang kiri. Selamat datang dunia nyata yang kanan. Right?
Gimanapun..nganan itu lebih baik daripada ngiri, hehe. Right?

Dalih Otak Kiri (Oki) & Jawaban Otak Kanan (Oka);
Oki         ; Punya modal dulu, ntar baru buka usaha.
Oka        ; Pakai modal orang lain kan bisa? Atau brosur dulu.
Oki         : Study kelayakkan dulu, baru buka usaha.
Oka        ; Buka usaha saja dulu, baru dilayakkan.
Oki         ; Makanannya dibikin enak dulu, ntar ramai.
Oka        ; Dibikin ramai saja dulu, ntar kesannya enak.
Oki         ; Produknya baguskan dulu, ntar baru jual mahal.
Oka        ; Jual mahal dulu, ntar kesannya bagus.
Oki         ; Omzetnya besar dulu, ntar terkenal.
Oka        ; dibikin terkenal saja dulu, entar omzetnya besar.
Oki         ; Sekolah tinggi dulu, ntar baru bisa sukses.
Oka        ; Belajar formal secukupnya saja. Perbanyak belajar informal. Dengan gitu, baru bisa sukses.
Oki         ; kami bangga dengan gelar kesarjanaa.
Oka        ; Kami bangga dengan mengGelar barang dagangan.


Cara Kiri
Cara Kanan
1.       Kaya dulu, baru sedekah & umrah
2.       Mapan dulu, baru nikah & punya anak
3.       Cukup dulu, baru berbakti pada orang tua
4.       Dapat nikmat dulu, baru bersyukur & husnudzon (berbaik sangka)
5.       Punya banyak waktu dulu, baru shalat dhuha, tahjju, tilawah
6.       Merasa berdosa dulu, baru shalat taubat & istigfr
7.       Shalat dulu, baru zikir

1.       Sedekah dulu, baru rezeki berlimpah
2.       Nikah dulu, baru rezaki bertambah
3.       Bersyukur, husnudzon, istigfar, dzikir itu mesti diamalkan kapan pun & di mana pun, tidak harus ada sebab2nya.

8.       Berkatalah, bersikaplah & Bertindaklah layaknya orang sehat.
9.       PAstikan otak merekam sesuatu yang positif
10.   Hindari mendengar lagu2 cengeng.
11.   BErsedekahlah..minum air putih.



Memang, Otak kiri & Otak Kanan senantiasa saling beriringan & mendukung.
Dalam ibadah, otak kiri berperan dalam keteraturan, hafalan dll.

Atas nama adat, kebiasaan, anggapan “peristiwa sekali seumur hidup”, & rasa “tidak mau kalah dengan orang lain” kita boros dalam pernikahan…untuk undangan & resepsi dll habis berjuta-juta. Giliran sedekah, umrah/haji, beralasan; ga punya uang, padahal umrah & sedekah lebih penting daripada kartu undangan. Memangnya kartu undangan hukumnya apa? Umrah/sedekah hukumnya apa? 

Kadang kita beralasan untuk tidak bersedekah, untuk menunda & memperkecil sedekah..contoh; kan sedekah  tak harus dalam bentuk uang..atau..sedekah ke pengemis gadungan, ga tepat sasaran.
Alasan2 itu dari Otak Kiri yang penuh perhitungan/logie/rasional.

KREATIVITAS
Semangat Perubahan juga merupakan bagian dari Kreativitas.
Hanya karena tidak bisa menahan diri,kita mendzolimi TUBUH kita yang merupakan alat untuk;
·         Beribadah
·         Mencari rezeki
·         Melindungi keluarga
·         Menghadirkan keturunan
·         Dlll

Bangun kebiasaan baru. Yang sulit ketika memulainya saja. Percayalah…kalau sudah dimulai & dibiasakan, maka hampir-hampir kebiasaan baru itu tidak mungkin dihentikan.

Anda siap berubah kapan saja, tidak harus menunggu momentum2 perubahan. Karena hidup Tak mengenal siaran tunda!!!

MENGASAH INTUISI
Macam-macam intuisi:
1.       Natural; bawaan lahir
2.       Rasional; ktk kita mendalami suatu bidang terus-menerus, intuisi Anda akan sangat tajam & cepat untuk bidang tersebut.
3.       Emosional; Ketika hubungan Anda sangat erat dengan seseorang, intuisi Anda akan sangat tajam & cepat untuk orang  tersebut.
4.       Spiritual; Ketika Anda mendekatkan diri terus-menerus dengan ALLAH, mudah2an DIA akan “membisiki” Anda tentang sesuatu/seseorang….Orang yang rajin dzikrullah,  shalat malam, shaum, membaca al Quran, dan rajin memberi, maka intuisinya sangatlah tajam & cepat…kata-katanya akan lebih berenergi…ngomong sedikit saja, kata-katanya didengarkan orang lain dg sungguh2.

MENGASAH OTAK KANAN
Kelemahan otak kanan;
·         Cepat bosan
·         Tidak on time
·         Menggampangkan segala urusan
·         Kurang hati-hati
·         Kurang pandai menyusun prioritas &  kurang teratur
Mitra terbaik adalah mitra yang terbalik; kanan-kiri, bukan kanan-kanan, kiri-kiri.

2 komentar:

  1. keajaiban rizki,ya...
    akhirnya saya lihat posting pertama Teteh... Hehe

    BalasHapus